AS Mungkin ‘Pertimbangkan Sanksi’ Terhadap Pemukim Yahudi Israel Terkait Kekerasan di Qusra

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee.

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee.

Internasional

ORBITINDONESIA.COM - Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, mengatakan bahwa Washington dapat mempertimbangkan sanksi terhadap pemukim Yahudi Israel yang terlibat dalam kekerasan terhadap keluarga-keluarga Palestina di desa Qusra, Tepi Barat yang diduduki, jika mereka terbukti bertanggung jawab atas tindakan kriminal.

Dalam keterangannya kepada Reuters pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, Huckabee menyatakan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban, menyusul ketegangan selama beberapa hari di Qusra, sebelah selatan Nablus, di mana para pemukim mengepung sejumlah rumah warga Palestina.

Salah satu properti yang terdampak adalah milik warga Palestina-Amerika, Luay Ridi.

Sebelumnya, Huckabee telah mengecam keras para pemukim Yahudi yang terlibat, menyebut mereka sebagai "teroris Israel" dan menyatakan bahwa tindakan mereka bertujuan untuk mengintimidasi serta melecehkan penduduk Palestina.

Ia juga mengatakan bahwa Kedutaan Besar AS telah terlibat langsung dalam upaya penyelesaian situasi tersebut.

Sang duta besar menyatakan bahwa Washington "terkejut" dengan peristiwa di Qusra dan menilai perlakuan terhadap keluarga-keluarga yang terdampak sebagai tindakan kriminal yang tidak dapat diterima.

Huckabee juga menegaskan bahwa pengambilan tanah atau rumah milik orang lain tidak dapat dibenarkan; ia menyatakan bahwa tindakan memaksa keluarga keluar dari properti yang secara sah menjadi milik mereka melanggar hukum maupun prinsip-prinsip moral dasar.

Menurut laporan pihak Palestina, konfrontasi bermula pada tanggal 9 Agustus, ketika para pemukim Yahudi memblokir akses menuju tiga rumah warga Palestina dan mendirikan tenda di dekat lokasi tersebut.

Warga melaporkan adanya gangguan pada pasokan air dan listrik, serta pembatasan akses keluar-masuk bagi anggota keluarga di wilayah tersebut.

Militer Israel kemudian melakukan intervensi, namun ketegangan tetap terasa di tengah kekhawatiran warga bahwa para pemukim dapat kembali lagi.

Pernyataan Huckabee mengisyaratkan kemungkinan adanya tindakan hukuman dari AS terhadap individu-individu yang terbukti bertanggung jawab, meskipun ia tidak mengumumkan sanksi spesifik ataupun mengindikasikan bahwa keputusan resmi telah diambil. ***