DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Tips Jitu Terlengkap Menghindari Lowongan Kerja Palsu, Dijamin Tidak Bakal Tertipu

image
Tips jitu terlengkap menghindari lowongan kerja palsu, dijamin ga bakalan ketipu

Perekrut dari perusahaan resmi biasanya berkomunikasi melalui email, telepon atau aplikasi lowongan kerja, platform yang menampilkan identitas mereka yang sebenarnya.

Beberapa perekrut mungkin mengirim pesan melalui media sosial sebelum beralih ke sarana komunikasi yang lebih formal.

Baca Juga: Jangan Tertukar, Ini Perbedaan Hari Ibu Nasional 22 Desember dengan Internasional yang Perlu Anda Ketahui

3. Email mencurigakan
Berkomunikasi melalui email pun tidak secara otomatis menandakan bahwa perekrut adalah sah.

Pencari kerja harus mencermati isi email lowongan kerja dan alamat email perekrut.

Jika alamat email tidak terkait dengan perusahaan tempat perekrut bekerja, pencari kerja perlu waspada karena bisa saja hal itu Lowongan Kerja Palsu.

Baca Juga: Viral Teaser Naruto 17 12 22, Benarkah Naruto Selama ini dalam Mugen Tsukuyomi, Jadi Boruto itu Cuma Mimpi

4. Perekrut menanyakan informasi pribadi
Perekrut yang sah hanya tertarik pada hal-hal yang ada di CV pelamar, seperti latar belakang pendidikan, keahlian dan pekerjaan.

Waspada jika perekrut meminta lebih banyak informasi pribadi yang membuat tidak nyaman.

Informasi seperti rekening bank hanya boleh diberikan ketika sudah diterima di perusahaan itu.

JobStreet menemukan informasi pribadi yang sering diminta pada Lowongan Kerja Palsu adalah KTP, SIM, kartu keluarga, fotokopi ijazah, transksrip nilai dan NPWP secara rinci.

Data-data seperti itu, pada lowongan kerja yang sah, biasanya diminta ketika sudah melewati tahap wawancara.

Baca Juga: Heboh! Livy Renata Akui Rasa Tak Nyaman jadi Bintang Tamu di Podcast Deddy Corbuzier karena Hal Ini


5. Pekerjaan tanpa surat lamaran
Meski zaman sudah berubah, pencari kerja perlu waspada jika ada orang yang menghubungi dan menawarkan pekerjaan, apalagi jika tidak pernah melamar ke tempat itu.

6. Perekrut meminta uang
Pencari kerja harus waspada jika perekrut meminta uang dengan janji akan mendapat gaji yang lebih besar pada kemudian hari.

Jika harus membayar untuk melamar pekerjaan, bisa jadi Lowongan Kerja Palsu.***

Halaman:

Berita Terkait