Piers Morgan: Itamar Ben-Gvir Salah Satu Orang Paling Gila Di Israel
ORBITINDONESIA.COM - Piers Morgan seorang jurnalis dan tokoh televisi Britania yang bekerja sebagai penyunting Amerika Serikat untuk situs Daily Mail, Mail Online.
Ia juga merupakan direktur editorial First News, koran nasional Britania untuk anak-anak.
Ia memang dikenal sangat kritis terhadap sosok Ben-Gvir dan sayap kanan ekstrem dalam pemerintahan Israel.
Konfrontasi ini terjadi melalui berbagai komentar pedas Morgan di acaranya, "Piers Morgan Uncensored", yang secara konsisten mengecam kebijakan dan tindakan yang dianggapnya terlalu keras.
Morgan mengecam keras retorika "rasis" dari Ben-Gvir dan tokoh ekstrem lain seperti Bezalel Smotrich.
Akibat sikap para menteri garis keras di Israel, Morgan bahkan menyebut Israel sebagai "rogue state" (negara liar).
Ia secara terbuka menyatakan keprihatinannya pada peningkatan retorika dari Ben-Gvir yang secara terang-terangan membahas "ethnic cleansing" (pembersihan etnis).
Salah satu puncaknya adalah pada 20 Mei 2026, ketika Ben-Gvir merilis video yang memperlihatkan dirinya mengejek para aktivis kemanusiaan yang ditahan dengan mata tertutup dan tangan terborgol. Aksi ini memicu kecaman dari berbagai pihak dan dianggap merusak reputasi internasional Israel.
Morgan juga menanggapi dengan kata-kata epiknya:
"Dia (Ben-Gvir) orang paling gila. Tidak mengherankan jika orang seperti dia ada di pemerintahan Israel karena dia orang Israel. Reputasi Israel sedang hancur di seluruh dunia."
Pernyataan-pernyataan kerasnya sejalan dengan gelombang kritik global yang menilai tindakan Ben-Gvir sebagai bentuk radikalisme yang menghancurkan citra Israel di mata dunia.
(Sumber: OKD Islami, The Jerussalem Post, Al Majalla, The Times of Israel) ***