Penemuan Genetik Ungkap Kemampuan Bahasa Neanderthal
ORBITINDONESIA.COM – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kemampuan bahasa kompleks mungkin bukan eksklusif milik manusia modern. Temuan ini menyoroti potensi Neanderthal dalam berkomunikasi menggunakan bahasa yang rumit.
Studi genetika terbaru mengungkap bahwa wilayah genetik yang mendukung kemampuan bahasa kompleks muncul sebelum spesies kita berpisah dari garis keturunan Neanderthal dan Denisovan. Hal ini menunjukkan bahwa kerabat kita yang telah punah mungkin memiliki kemampuan linguistik yang maju.
Penelitian ini menganalisis kemampuan bahasa 350 anak sekolah dasar di Iowa dan menemukan bahwa mutasi genetik yang paling mempengaruhi bahasa terletak pada wilayah yang disebut Human Ancestor Quickly Evolved Regions (HAQERs). Mutasi di HAQERs ini memiliki pengaruh 188 kali lebih besar terhadap kemampuan bahasa dibandingkan bagian genom lainnya.
Dr. Jacob Michaelson dari University of Iowa menjelaskan bahwa meski Neanderthal mungkin tidak berbicara seperti kita, alat genetik mereka jelas mendukung bahasa. Ini menantang pandangan tradisional yang meremehkan kemampuan berbahasa Neanderthal.
Penemuan ini menggugah pertanyaan tentang evolusi bahasa dan batasan biologis yang mungkin mempengaruhinya. Bagaimana kita memandang kemampuan linguistik di masa lalu dapat mengubah cara kita memahami evolusi manusia secara keseluruhan.
(Orbit dari berbagai sumber, 24 April 2026)