Rekor Baru S&P 500 dan Nasdaq di Tengah Ketegangan AS-Iran

ORBITINDONESIA.COM – Pasar saham AS mencatat rekor penutupan baru setelah Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, memberikan angin segar bagi investor meski ketegangan di Timur Tengah masih tinggi.

Keputusan Trump untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran telah memberikan dampak positif di pasar saham, meskipun situasi di Timur Tengah tetap tegang. Langkah ini dilakukan setelah permintaan dari pemimpin Pakistan, sementara pemerintah Iran dianggap tidak stabil.

Pengumuman Trump membantu mengangkat indeks Nasdaq dan S&P 500 ke level tertinggi baru, didukung oleh laporan laba yang positif dari perusahaan-perusahaan besar. Meskipun demikian, ketidakpastian tetap ada dengan Iran yang masih menguasai Selat Hormuz, mendorong harga minyak ke atas $100 per barel.

Ben Fulton dari WEBs Investments berpendapat bahwa investor mulai mengabaikan isu Timur Tengah, fokus pada keuntungan dari pendapatan perusahaan. Namun, risiko tetap ada dengan ketidakpastian politik yang dapat mempengaruhi pasar global.

Ketidakpastian geopolitik terus membayangi, namun pasar saham AS menunjukkan ketahanan dan optimisme. Penting bagi investor untuk tetap waspada dan mempertimbangkan risiko jangka panjang dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah.

(Orbit dari berbagai sumber, 24 April 2026)