Akademisi Emirat: UEA Tidak Lagi Membutuhkan Perlindungan AS; Pangkalan Militer Menjadi Beban, Bukan Aset
ORBITINDONESIA.COM - Seorang akademisi Emirat menyerukan penilaian ulang terhadap kehadiran militer Amerika Serikat di UEA, dengan alasan bahwa negara tersebut tidak lagi membutuhkan perlindungan langsung dari Amerika karena kemampuan pertahanannya yang semakin meningkat.
Dr. Abdulkhaleq Abdulla, seorang profesor ilmu politik, mengatakan dalam pernyataan yang dilaporkan oleh Reuters bahwa UEA telah menunjukkan kemampuannya untuk membela diri secara efisien selama serangan Iran baru-baru ini tanpa bergantung pada pasukan asing.
Ia menekankan bahwa fase saat ini membutuhkan pertimbangan serius tentang masa depan pangkalan militer AS di wilayah Emirat.
Ia menambahkan: “UEA tidak lagi membutuhkan Amerika untuk melindunginya. UEA telah membuktikan selama serangan Iran bahwa mereka mampu membela diri secara efektif. Yang dibutuhkan UEA adalah memperoleh senjata terbaik dan tercanggih yang dimiliki AS. Oleh karena itu, sudah saatnya untuk memikirkan penutupan pangkalan-pangkalan Amerika, karena pangkalan-pangkalan tersebut telah menjadi beban daripada aset strategis.”
Abdulla juga memperingatkan bahwa keberadaan pangkalan AS yang berkelanjutan dapat menjerat UEA dalam konflik regional di mana UEA bukanlah pihak yang terlibat secara langsung.
Dia mengatakan bahwa fokus pada penguatan kemampuan nasional dan persenjataan canggih akan lebih bermanfaat daripada mempertahankan kehadiran militer asing.***