Efek Trump: Pemilu Spesial New Jersey yang Menentukan

ORBITINDONESIA.COM – Analilia Mejia, seorang organisator Demokrat berpengalaman, tampak siap meraih kemenangan mudah dalam pemilu khusus di New Jersey, memanfaatkan ketidakpopuleran Presiden Donald Trump dan kebijakan Timur Tengahnya.

Analilia Mejia menghadapi tuduhan antisemitisme dan berada jauh di kiri spektrum politik dibandingkan pendahulunya. Namun, pemilih di distrik yang sebelumnya dikuasai Republik tampaknya siap mengirimkan pesan penolakan terhadap Trump dengan memilih Mejia, yang berpotensi bergabung dengan kelompok progresif di Washington.

Polling awal menunjukkan dominasi Demokrat dalam pemungutan suara awal, mencerminkan pola tren pemilih di distrik suburban yang terdidik menolak Trump. Pada pemilu 2024, Sherrill menang dengan selisih 15 poin, menunjukkan kecenderungan biru di distrik ini. Pemilu spesial di berbagai negara bagian juga menunjukkan peningkatan dukungan untuk kandidat Demokrat.

Mejia, yang pernah menjadi direktur politik nasional untuk kampanye presiden Bernie Sanders 2020, menolak untuk mengurangi progresivitasnya meski mendapat kritik. Di sisi lain, lawan Mejia, Joe Hathaway, berusaha menargetkan pernyataan Mejia tentang Israel untuk menarik pemilih Yahudi di distrik tersebut.

Dengan pemilu reguler di bulan November mendatang, pertarungan ini mungkin akan terulang. Pertanyaan yang tersisa adalah: Apakah backlash terhadap Trump cukup kuat untuk mengubah distrik merah menjadi biru? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi jelas bahwa pemilih sedang mencari perubahan.

(Orbit dari berbagai sumber, 19 April 2026)