Rekor Tertinggi S&P 500 dan Nasdaq di Tengah Konflik Iran

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah ketegangan perang yang melibatkan Iran, S&P 500 dan Nasdaq justru mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berkepanjangan belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, namun pasar saham AS justru merespon dengan optimisme. Meskipun ada blokade di Selat Hormuz yang mempengaruhi harga energi, para investor tampaknya tetap percaya diri.

Keberhasilan S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor baru menunjukkan daya tahan pasar terhadap ancaman geopolitik. Indeks Nasdaq, yang didorong oleh sektor teknologi, mengalami kenaikan signifikan sebesar 1.6%, sementara S&P 500 naik 0.8%. Para analis mengaitkan keberlanjutan optimisme ini dengan ekspektasi hasil perusahaan yang positif serta potensi kesepakatan damai di masa depan.

Dalam pandangan David Wagner dari Aptus Capital Advisors, pasar saham seolah-olah memiliki ketahanan tersendiri dibandingkan pasar minyak dan keuangan. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen AS mampu menahan kenaikan harga energi, berbeda dengan situasi di negara lain.

Meskipun pasar saham menunjukkan ketahanan dan optimisme, ketidakpastian tetap ada seiring dengan ketegangan politik yang belum mereda. Akankah momentum ini bertahan jika konflik terus berlanjut? Masa depan pasar bergantung pada hasil negosiasi dan kemampuan perusahaan untuk terus beradaptasi.

(Orbit dari berbagai sumber, 18 April 2026)