Pasar Saham Pulih di Tengah Harapan Gencatan Senjata Israel-Lebanon

ORBITINDONESIA.COM – Berita teranyar tentang potensi gencatan senjata antara Israel dan Lebanon memicu pergerakan positif di pasar saham AS, mengangkat harga minyak dari puncaknya di atas $100 per barel.

Serangan mematikan Israel di Lebanon mengancam membatalkan gencatan senjata dengan Iran, sementara tanker mengalami kesulitan melintasi Selat Hormuz. Iran membatasi kapal yang bisa lewat dan mengenakan biaya tol, menciptakan ketegangan di pasar minyak.

Indeks utama AS berbalik naik setelah penurunan awal, dengan Dow Jones naik 0,6%. Sementara itu, minyak mentah AS naik 3,7% menjadi $97,87 per barel, menunjukkan kekhawatiran berlanjut terkait pembukaan kembali selat sepenuhnya.

Di tengah ketidakpastian geopolitik, pasar saham menunjukkan ketahanan. Namun, langkah Iran membatasi lalu lintas kapal dapat memicu ketidakpastian ekonomi lebih lanjut. Pelaku pasar harus waspada terhadap pergerakan berikutnya.

Perkembangan ini mengingatkan kita akan dampak besar geopolitik terhadap pasar global. Bagaimana dunia bereaksi terhadap konflik yang sedang berlangsung akan menentukan arah perekonomian ke depan. Mengingat ketidakpastian ini, adakah langkah strategis yang dapat kita ambil?

(Orbit dari berbagai sumber, 10 April 2026)