Saham AS Naik di Tengah Harapan Gencatan Senjata AS-Iran

ORBITINDONESIA.COM – Indeks S&P 500 mengalami kenaikan selama empat sesi berturut-turut meskipun harga minyak berfluktuasi, seiring dengan harapan bahwa perang AS-Iran dapat segera berakhir.

Pasar saham AS mengalami kenaikan pada hari Senin setelah adanya laporan bahwa AS dan Iran sedang dalam pembicaraan untuk mencapai gencatan senjata 45 hari yang dapat mengakhiri konflik secara permanen. Namun, peluang untuk mencapai kesepakatan parsial sebelum batas waktu hari Selasa sangat tipis.

Kenaikan saham ini terjadi di tengah harga minyak yang tidak stabil. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 0,78% menjadi $112,41 per barel, sementara harga minyak mentah Brent internasional naik 0,68% menjadi $109,77 per barel. Di sisi lain, Indeks Volatilitas CBOE tetap tinggi menyusul komentar dari Presiden Trump mengenai Iran.

Pernyataan Presiden Trump yang mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran jika mereka tidak membuka Selat Hormuz memicu volatilitas pasar. Namun, harapan akan adanya kesepakatan damai memberikan dorongan positif kepada investor yang berharap gangguan energi dapat segera diatasi.

Pasar saham AS menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian geopolitik. Sementara itu, investor terus memantau perkembangan terkait Iran yang dapat mempengaruhi harga minyak dan ekonomi global. Pertanyaannya adalah, apakah optimisme akan kesepakatan damai ini akan bertahan atau justru memicu ketidakstabilan lebih lanjut?

(Orbit dari berbagai sumber, 8 April 2026)