Gempa Susulan Manado: Trauma Warga dan Tantangan Pemulihan
ORBITINDONESIA.COM – Gempa susulan berkekuatan Magnitudo 5,6 kembali mengguncang Manado, meninggalkan jejak kekhawatiran yang mendalam di kalangan warga.
Sejak gempa besar berkekuatan M 7,6 mengguncang Pulau Batang Dua, rangkaian gempa susulan terus terjadi. Warga Manado, Bitung, Tondano, dan Minahasa Utara harus menghadapi situasi yang menguji ketahanan fisik dan mental mereka.
Menurut data BMKG, hingga Sabtu pagi, sudah terjadi 739 gempa susulan. Meski magnitudo terbesar hanya M 5,8, frekuensi gempa ini mempengaruhi rasa aman warga. Psikologis warga terguncang, terutama bagi mereka yang mengalami langsung guncangan besar sebelumnya.
Trauma yang dialami warga seperti Indah dan Angel menunjukkan betapa seriusnya dampak psikologis gempa. Meski mitigasi infrastruktur dilakukan, perhatian pada kesehatan mental korban harus diprioritaskan. Upaya pemulihan harus mencakup aspek fisik dan psikologis untuk mengembalikan rasa aman.
Gempa susulan ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapan menghadapi bencana alam. Warga berharap agar situasi segera pulih. Tantangan ke depan adalah bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk mencapai pemulihan yang komprehensif.
(Orbit dari berbagai sumber, 5 April 2026)