Wabah Meningitis di Canterbury: Ancaman Bagi Mahasiswa

ORBITINDONESIA.COM – Dua orang muda di Inggris meninggal karena meningitis, memicu kekhawatiran di kalangan mahasiswa di Canterbury.

Wabah penyakit meningokokus invasif terjadi di selatan Inggris, khususnya di kalangan populasi mahasiswa di Canterbury, Kent. Dua orang muda telah meninggal, termasuk seorang siswa dari Universitas Kent dan seorang siswa SMA di Queen Elizabeth’s Grammar School, Faversham.

Menurut UK Health Security Agency (UKHSA), penyakit meningokokus invasif disebabkan oleh bakteri meningokokus yang dapat menyebabkan meningitis dan septikemia. Penyakit ini dapat mengakibatkan sakit parah dan kematian jika tidak didiagnosis dan diobati dengan cepat. Mahasiswa berisiko tinggi terinfeksi karena mereka sering berinteraksi dalam lingkungan padat dan tertutup.

Mahasiswa di Inggris umumnya telah divaksinasi melawan beberapa strain meningitis, namun sejak 2015 hanya bayi yang divaksinasi melawan MenB, salah satu penyebab utama meningitis pada remaja dan dewasa muda. Menurut Dr. Tom Nutt dari Meningitis Now, semua remaja dan dewasa muda seharusnya mendapatkan perlindungan vaksin ini.

Wabah ini menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan vaksinasi di kalangan remaja dan mahasiswa. Apakah perlu adanya peninjauan kebijakan vaksin untuk mencegah kematian yang dapat dihindari? Sangat penting untuk meningkatkan kesadaran tentang gejala meningitis di kalangan mahasiswa agar diagnosis dan pengobatan dini dapat dilakukan.

(Orbit dari berbagai sumber, 20 Maret 2026)