Daya Tahan Baterai EV: Lebih Lama Dari Prediksi Awal
ORBITINDONESIA.COM – Baterai kendaraan listrik (EV) ternyata bertahan lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya, menepis kekhawatiran awal tentang umur pakainya.
Ketika EV modern pertama kali meluncur ke jalan lima belas tahun lalu, banyak yang khawatir tentang ketahanan baterai lithium-ion yang mahal dan besar. Prediksi awal menyebutkan umur baterai EV hanya sekitar tujuh tahun, menimbulkan keraguan di kalangan calon pembeli.
Data terbaru dari puluhan ribu kendaraan menunjukkan baterai EV bertahan lebih lama dari yang diharapkan. Studi menunjukkan penurunan kapasitas awal tidak seburuk yang dikhawatirkan, dan penurunan signifikan di akhir masa pakai belum terjadi.
Keberhasilan ini bisa dikaitkan dengan manajemen suhu dan perangkat lunak yang canggih. Namun, pengujian laboratorium yang terlalu menekan juga berkontribusi pada perkiraan awal yang salah. Dalam kenyataannya, baterai EV mengalami lebih sedikit stres dan lebih awet.
Dengan perkembangan teknologi, masa depan baterai EV terlihat cerah. Namun, pertanyaan tetap ada: Seberapa lama baterai ini benar-benar bisa bertahan? Apakah kita siap untuk menghadapi batas kemampuan teknologi saat ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 3 Maret 2026)