Salju Ekstrem di Sierra Nevada: Risiko dan Dampaknya
ORBITINDONESIA.COM – Salju yang mengejutkan di Sierra Nevada baru-baru ini mengakibatkan gangguan perjalanan dan bahkan insiden fatal bagi para pemain ski di pegunungan tersebut.
Pergeseran mendadak dari kondisi kering dan hangat selama hampir 40 hari menjadi badai salju besar di Sierra Nevada mengakibatkan gangguan luas dan bahaya bagi masyarakat setempat. Badai ini menutup semua jalan raya utama di pegunungan dan mengakibatkan longsoran salju yang mematikan, menewaskan sembilan pemain ski di dekat Castle Peak.
Kombinasi lapisan salju yang lemah dan badai salju yang intens menciptakan risiko tinggi longsoran salju. Badan terkait telah memperingatkan risiko ini sebelumnya. Lab Salju Sierra Tengah mencatat curah salju tertinggi ketiga dalam periode lima hari, menambah ketebalan salju di daerah tersebut.
Perubahan cuaca yang ekstrem ini menggarisbawahi pentingnya kesiapan dan pemahaman tentang risiko alam. Meskipun risiko banjir tetap ada, mitigasi risiko seperti penyerapan hujan oleh salju tebal membantu mengurangi dampak potensial. Ini menunjukkan perlunya perencanaan yang lebih baik dalam menghadapi fenomena cuaca ekstrem.
Kisah ini mengingatkan kita akan kekuatan alam yang tak terduga dan pentingnya kesiapsiagaan. Bagaimana kita dapat lebih siap menghadapi gangguan cuaca ekstrem di masa depan? Mungkin inilah saatnya untuk mengambil langkah-langkah lebih proaktif dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin nyata ini.
(Orbit dari berbagai sumber, 24 Februari 2026)