Tragedi Salju di Sierra Nevada: Badai Maut di Tahun 2026
ORBITINDONESIA.COM – Tragedi menimpa para pemain ski di Pegunungan Sierra Nevada ketika longsoran salju pada hari Selasa menjadi yang paling mematikan dalam sejarah modern California, menewaskan sembilan anggota kelompok tur.
Di puncak bersalju sekitar Danau Tahoe, wilayah yang melintasi perbatasan California-Nevada dan menampung beberapa lereng ski terkemuka di negara ini, tahun 2026 terbukti menjadi tahun yang mematikan. Sejak 1 Januari, setidaknya 15 orang telah tewas di lereng area tersebut, termasuk sembilan anggota kelompok tur backcountry yang tewas dalam longsoran salju awal pekan ini.
Longsoran salju menghantam Castle Peak, area backcountry yang populer di kalangan pendaki dan pemain ski, pada akhir Selasa pagi, menimpa sekelompok 15 orang dalam tur berpemandu. Di antara korban tewas adalah enam ibu dari San Francisco Bay Area, yang dikenal sebagai pemain ski berpengalaman dan sering mengunjungi area Tahoe.
Tragedi ini memunculkan pertanyaan mengapa kelompok tersebut berada di gunung segera setelah peringatan longsoran salju dikeluarkan untuk area tersebut. Kejadian ini menyoroti risiko tinggi yang dihadapi para pemain ski di area tersebut, terutama dengan kondisi salju yang tidak stabil akibat badai baru-baru ini.
Menghadapi kenyataan pahit dari tragedi ini, penting untuk mempertanyakan kembali kesiapan dan langkah pencegahan yang ada dalam menghadapi bahaya alam. Apakah kita telah cukup siap mengantisipasi bencana serupa di masa depan?
(Orbit dari berbagai sumber, 24 Februari 2026)