Pertarungan Hukum antara Pasar Prediksi dan Negara Bagian Memanas

ORBITINDONESIA.COM – Pemerintahan Trump mendukung operator pasar prediksi, Kalshi dan Polymarket, dalam pertarungan hukum penting melawan negara bagian yang ingin melarang platform ini.

Pemerintahan Trump memberikan dukungan kepada Kalshi dan Polymarket dalam pertarungan hukum melawan negara bagian yang ingin melarang platform pasar prediksi ini. Ketua Commodity Futures Trading Commission, Michael Selig, menyatakan bahwa hukum federal memberikan kontrol kepada CFTC, sehingga negara bagian tidak bisa melarang pasar ini.

Beberapa negara bagian menuduh platform ini menjalankan kasino tanpa izin. Gugatan paling terkenal muncul dari Nevada, di mana hakim federal mengeluarkan perintah penahanan sementara untuk mencegah Kalshi beroperasi. Selig berargumen bahwa kontrak ini berfungsi seperti futures, bukan taruhan sportsbook, meskipun 90% volume perdagangan Kalshi digunakan untuk taruhan olahraga.

Keputusan yang menguntungkan dari CFTC bisa memberikan keuntungan finansial bagi keluarga presiden. Donald Trump Jr., putra Presiden Trump, telah berinvestasi di Polymarket melalui firma modal venturanya dan menjadi penasihat strategis untuk Kalshi. Ini menimbulkan pertanyaan mengenai potensi konflik kepentingan.

Pertarungan hukum ini bukan hanya tentang legalitas pasar prediksi, tetapi juga tentang kekuasaan dan pengaruh politik di balik layar. Apakah keputusan ini akan membentuk masa depan pasar prediksi, atau justru membuka pintu bagi kontroversi lebih lanjut? Hanya waktu yang akan menjawab.

(Orbit dari berbagai sumber, 19 Februari 2026)