Misteri Tengkorak Petralona: Mengungkap Sejarah Evolusi Manusia
ORBITINDONESIA.COM – Sejak ditemukan pada tahun 1960, tengkorak manusia di gua utara Yunani ini menjadi teka-teki ilmiah yang memicu perdebatan panjang mengenai evolusi manusia. Kini, misteri usia tengkorak ini akhirnya terpecahkan.
Tengkorak Petralona telah menjadi pusat perdebatan selama enam dekade. Apakah ini Neanderthal awal, Homo erectus akhir, atau sesuatu yang lain? Tanpa mengetahui usianya, para peneliti tidak dapat menempatkannya dalam pohon keluarga manusia dengan keyakinan.
Penanggalan baru menggunakan metode uranium-series mengungkap tengkorak ini berusia minimal 286.000 tahun. Temuan ini menempatkannya dalam populasi yang berbagi Eropa dengan Neanderthal selama lebih dari 100.000 tahun. Dengan penanggalan ini, para peneliti dapat menyelesaikan ketidakpastian yang ada selama ini.
Tengkorak Petralona menunjukkan bahwa populasi Homo heidelbergensis mungkin lebih tersebar luas dari yang diperkirakan, mencakup wilayah Mediterania hingga Afrika Selatan. Ini menantang persepsi kita tentang bagaimana evolusi manusia terjadi di Eropa dan Afrika pada zaman Pleistosen.
Penemuan ini memperkaya pemahaman kita tentang evolusi manusia, namun juga menimbulkan pertanyaan baru. Apakah kelompok-kelompok ini tetap terpisah secara biologis atau sesekali kawin silang? Seperti teka-teki evolusi lainnya, jawaban lengkap mungkin masih jauh di masa depan.
(Orbit dari berbagai sumber, 18 Februari 2026)