Mars yang Pernah Hangat dan Basah: Implikasi bagi Kehidupan

ORBITINDONESIA.COM – Studi terbaru mengungkapkan bahwa Mars pernah hangat dan basah miliaran tahun lalu, menantang teori bahwa planet ini lebih dingin dan bersalju. Temuan ini membuka kemungkinan adanya kehidupan di Mars pada masa lalu.

Pertanyaan apakah Mars pernah dapat dihuni telah menjadi topik penelitian yang menarik selama beberapa dekade. Mars, seperti halnya Bumi, berusia sekitar 4,5 miliar tahun, dan sejarah geologisnya dibagi menjadi berbagai era waktu.

Makalah terbaru berkaitan dengan Mars pada zaman yang disebut zaman Noachian, sekitar 4,1 hingga 3,7 miliar tahun lalu. Pada saat itu, sistem tata surya mengalami fase yang dikenal sebagai Late Heavy Bombardment. Bukti adanya dampak meteor yang sangat dahsyat ditemukan di berbagai benda di seluruh tata surya.

Bukti bentuk lahan yang dipahat oleh air pada zaman Noachian melimpah, termasuk lembah sungai yang kering, dasar danau, garis pantai purba, dan delta sungai. Meski matahari 30% lebih redup, atmosfer Mars mungkin jauh lebih tebal dan kaya gas rumah kaca, menjadikan iklimnya hangat dan basah.

Membayangkan Mars sebagai tempat dengan iklim tropis dan mungkin ekosistem yang hidup, jauh sebelum manusia pertama berjalan di Bumi, sangatlah memukau. Apakah kita dapat menemukan jejak kehidupan di planet merah ini? Masa depan eksplorasi Mars mungkin bisa menjawabnya.