Film 'Rosebush Pruning': Satir Tajam Kehidupan Keluarga Superkaya

ORBITINDONESIA.COM – Metafora mengancam, 'People are roses. Families are rosebushes. Rosebushes need pruning,' membuka film baru dari sutradara Karim Aïnouz, 'Rosebush Pruning', yang membedah kehidupan keluarga superkaya yang penuh disfungsi.

Film ini mengisahkan sebuah keluarga Amerika yang tinggal di vila Spanyol, hidup dalam kemewahan yang sia-sia. Ketika Jack, sang penentu arah keluarga, memutuskan pindah bersama pacarnya, rahasia kelam mulai terungkap. Film ini adalah adaptasi modern dari satire radikal 'Fists in the Pocket' karya Marco Bellocchio.

Sutradara Aïnouz menjelaskan bahwa film ini adalah bagian dari trilogi tentang karakter pria beracun. Mengambil elemen humor gelap dan ironis, 'Rosebush Pruning' menawarkan kritik tajam terhadap privilese dan patriarki. Film ini menantang penonton untuk melihat kekuasaan dan isolasi yang muncul dari kekayaan ekstrem.

Aïnouz berharap film ini dapat membakar rumah metaforis dari privilese. Dengan mengambil inspirasi dari film-film eksperimental tahun 60-an, ia menggabungkan elemen humor dan absurditas untuk memecahkan siklus kekayaan yang sudah mengakar. Penggambaran karakter ayah yang buta dan abusif mencerminkan tokoh-tokoh politik yang mendominasi hari ini.

Rosebush Pruning menantang kita untuk memikirkan bagaimana kita dapat memutuskan siklus privilese yang diambil begitu saja. Dengan menyatukan pemain bintang dan lokasi syuting yang otentik di Spanyol, film ini menawarkan pandangan baru tentang disfungsi keluarga kaya. Mungkin sudah waktunya bagi kita untuk membakar rumah lama dan membangun yang baru.

(Orbit dari berbagai sumber, 16 Februari 2026)