Kisruh Penanganan Berkas Epstein: Pam Bondi dalam Sorotan
ORBITINDONESIA.COM – Pam Bondi, Jaksa Agung yang sempat dipuji, kini berada di bawah tekanan besar usai kesaksiannya di kongres terkait penanganan kasus Jeffrey Epstein.
Jaksa Agung Pam Bondi menghadapi kritik keras terkait penanganannya atas dokumen Jeffrey Epstein dan penampilannya di kongres. Epstein, seorang pelaku kejahatan seksual yang telah dihukum, terus memicu keinginan publik untuk mendapatkan jawaban dan penuntutan lebih lanjut. Keputusan Departemen Kehakiman untuk menghentikan rilis dokumen terkait Epstein memperkeruh situasi, meretakkan koalisi konservatif dan menyebabkan masalah bagi Presiden Trump.
Dalam sidang selama lima jam, Bondi menghadapi pertanyaan tajam dan perdebatan sengit. Beberapa korban Epstein hadir, namun tidak diberi kesempatan untuk bersaksi di bawah kepemimpinan Bondi. Kritikus, termasuk politikus dan tokoh konservatif, menyerukan pemecatannya, menyoroti ketidakpuasan yang meluas atas penanganan kasus ini.
Nick Fuentes, seorang nasionalis Kristen sayap kanan, dan penyiar konservatif Erick Erickson, adalah beberapa dari banyak suara yang meminta Bondi untuk mengundurkan diri. Mereka menilai bahwa penanganan dokumen Epstein oleh Bondi buruk dan merugikan kepentingan publik. Sebaliknya, Trump memuji Bondi, meski kritik dari berbagai pihak terus berdatangan, termasuk dari influencer seperti Joe Rogan, yang menganggap investigasi ini merusak citra administrasi Trump.
Kasus ini menggambarkan ketegangan politik dan kompleksitas dalam penegakan hukum di Amerika Serikat. Dengan tekanan publik yang terus meningkat, masa depan Bondi dan penanganan kasus Epstein masih menjadi tanda tanya besar. Apakah ada perubahan yang akan datang dalam kepemimpinan atau strategi, ataukah ini hanya awal dari konflik besar lainnya dalam politik Amerika?
(Orbit dari berbagai sumber, 15 Februari 2026)