Kontroversi Vinay Prasad dan Penolakan Vaksin Moderna: Sebuah Tinjauan
ORBITINDONESIA.COM – Vinay Prasad, kepala FDA’s Center for Biologics Evaluation and Research, menghadapi tuduhan pelanggaran pribadi di tengah tekanan atas keputusannya menolak kandidat vaksin influenza Moderna.
Vinay Prasad, yang baru menjabat sebagai kepala CBER, menghadapi kritik internal terkait keputusannya mengembalikan surat penolakan kepada Moderna tanpa meninjau aplikasi vaksin mRNA-1010 mereka.
Keputusan Prasad memicu perdebatan di kalangan staf FDA, yang sebelumnya telah siap untuk meninjau aplikasi tersebut. CBER sebelumnya tidak menolak desain studi Moderna, namun Prasad mengkritiknya karena dianggap tidak memenuhi standar perawatan terbaik.
Keputusan Prasad yang dinilai sepihak ini menimbulkan pertanyaan tentang dinamika internal dan prioritas di FDA. Apakah keputusan ini murni berdasarkan pertimbangan ilmiah atau ada faktor lain yang mempengaruhi?
Kasus ini menyoroti tantangan dalam pengambilan keputusan di lembaga kesehatan publik. Apakah keputusan ini akan mempengaruhi masa depan vaksin Moderna lainnya? Publik menunggu transparansi dan kejelasan lebih lanjut dari pihak terkait.
(Orbit dari berbagai sumber, 15 Februari 2026)