Amazon dan Kontroversi Pemakaian Alat AI Kode: Kiro vs Claude

ORBITINDONESIA.COM – Amazon mengalami kritik internal karena kebijakan penggunaan alat AI kodenya. Karyawan merasa bingung mempromosikan Claude Code yang tidak disetujui untuk penggunaan internal.

Amazon, investor besar Anthropic, menghadapi dilema dengan kebijakan internal yang melarang penggunaan Claude Code tanpa persetujuan resmi. Kiro, alat AI internal Amazon, dianjurkan untuk digunakan meski berjalan di model Claude dengan alat dari AWS.

Keputusan ini menimbulkan kritik dari sekitar 1.500 karyawan yang mendukung adopsi resmi Claude Code. Ketegangan semakin terasa saat Amazon harus memasarkan teknologi pesaing dari mitra yang sama. Walau 70% insinyur Amazon menggunakan Kiro, banyak yang merasa Claude Code lebih unggul.

Amazon menghadapi dilema dalam mengembangkan alat internal sembari memasarkan teknologi mitra. Kritik internal menyoroti pentingnya transparansi dan kinerja alat yang superior. Kebijakan ini bisa merugikan inovasi jika tidak ditangani dengan baik.

Apakah Amazon akan meninjau kembali kebijakan ini demi inovasi dan kepuasan karyawan? Transparansi dan efisiensi harus menjadi prioritas agar kemitraan dengan Anthropic tetap produktif. Masa depan hubungan ini bisa menjadi cermin bagi perusahaan teknologi lainnya.