Bank China Kurangi Obligasi AS: Dampak dan Tren Global

ORBITINDONESIA.COM – Bank-bank China mulai mengurangi kepemilikan obligasi pemerintah AS, memicu kekhawatiran di pasar keuangan global. Langkah ini menyoroti ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang mempengaruhi aset AS.

Langkah bank-bank China ini didorong oleh volatilitas pasar dan dorongan untuk diversifikasi risiko. Tren serupa terlihat di negara lain seperti India dan Brasil yang juga mengurangi eksposur mereka terhadap pasar obligasi terbesar di dunia.

Penurunan minat terhadap obligasi AS ini terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan risiko geopolitik. Ancaman dari Presiden Donald Trump mengenai Greenland memperparah kekhawatiran, mendorong pencarian alternatif seperti emas.

Gareth Berry dari Macquarie Group Ltd. menganggap ini sebagai pertanda outflow struktural dari dolar AS bukanlah ilusi. Ini menunjukkan perubahan signifikan dalam pandangan global terhadap aset AS.

Dengan data pekerjaan AS yang mungkin lemah, pasar bersiap untuk perubahan kebijakan suku bunga oleh Federal Reserve. Pertanyaan besar adalah apakah hal ini akan mempercepat pergeseran kekuatan ekonomi global.

(Orbit dari berbagai sumber, 10 Februari 2026)