Krisis Perbatasan Eritrea-Ethiopia: Ancaman Konflik Baru

ORBITINDONESIA.COM – Ketegangan antara Eritrea dan Ethiopia kembali memanas dengan tuduhan saling menyerang. Ethiopia menuduh Eritrea melakukan agresi langsung di wilayahnya.

Eritrea dan Ethiopia memiliki sejarah panjang konflik yang dipenuhi ketegangan. Sejak pemisahan Eritrea tiga dekade lalu, hubungan kedua negara sering kali diwarnai perselisihan. Meski sempat membaik pada 2018, ketegangan kembali meningkat baru-baru ini.

Ketegangan baru ini dipicu oleh tuduhan bahwa Eritrea mendukung pemberontak Ethiopia dan melakukan manuver militer di perbatasan. Fakta bahwa Ethiopia menganggap akses ke laut sebagai masalah eksistensial menambah kompleksitas situasi. Data dari berbagai sumber menunjukkan potensi konflik baru jika tidak ada solusi diplomatik yang dicapai.

Dalam pandangan banyak pengamat, keinginan Ethiopia untuk mengakses laut melalui pelabuhan Assab adalah pemicu utama ketegangan. Eritrea, di sisi lain, merasa terancam dengan tuduhan yang dianggap mengada-ada. Kedua negara perlu mencari jalan tengah untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Hubungan Eritrea-Ethiopia menjadi cermin betapa rapuhnya perdamaian di kawasan tersebut. Pertanyaannya, apakah kedua negara siap menempuh jalur diplomasi atau justru memilih jalan konflik? Dunia berharap agar solusi damai bisa menjadi pilihan yang diambil demi kestabilan kawasan.

(Orbit dari berbagai sumber, 10 Februari 2026)