Jeffrey Hendrik Jadi PJS Dirut BEI: Stabilitas di Tengah Gejolak IHSG

ORBITINDONESIA.COM – Jeffrey Hendrik kini memegang kendali sementara Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah mundurnya Iman Rachman akibat tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot.

Keputusan Iman Rachman untuk mundur dari posisi Direktur Utama BEI menimbulkan perhatian luas. Keputusan ini diambil setelah IHSG mengalami tekanan dalam seminggu terakhir. Langkah ini dianggap sebagai bentuk tanggung jawab pribadi untuk menjaga kepercayaan pasar.

Penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Pelaksana Jabatan Sementara (PJS) menunjukkan langkah cepat BEI dalam merespons kekosongan kepemimpinan. Aturan OJK no. 58/POJK.04/2016 menjadi acuan dalam situasi ini. Dalam konteks ini, stabilitas pasar menjadi prioritas utama untuk menghindari gejolak lebih lanjut.

Langkah Iman Rachman mundur bisa dilihat sebagai tindakan yang terhormat dan bertanggung jawab. Namun, tantangan bagi Jeffrey Hendrik sekarang adalah memulihkan kepercayaan pasar. Dengan IHSG yang masih bergejolak, kebijakan yang tepat dan komunikasi efektif menjadi kunci.

Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya kepemimpinan yang responsif di tengah dinamika pasar. Pertanyaannya, apakah langkah ini cukup untuk menenangkan pasar dan memulihkan IHSG? Hanya waktu yang akan menjawab. Yang pasti, langkah ke depan harus penuh perhitungan dan kehati-hatian.

(Orbit dari berbagai sumber, 6 Februari 2026)