Penutupan Kennedy Center oleh Trump Picu Kontroversi
ORBITINDONESIA.COM – Rencana Presiden Donald Trump untuk menutup Kennedy Center selama dua tahun memicu perdebatan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari renovasi, namun banyak pihak mempertanyakan motivasi sebenarnya.
Kennedy Center, yang menjadi pusat seni dan peringatan presiden, menghadapi serangkaian pembatalan acara dan kekacauan internal. Hal ini terjadi sejak Trump mengambil alih hampir setahun lalu dan merombaknya sesuai dengan nama dan citranya.
Keputusan menutup Kennedy Center selama dua tahun menimbulkan banyak pertanyaan. Selain biaya renovasi yang besar, dampak sosial dan ekonomi dari penutupan ini perlu diperhitungkan. Banyak pekerja seni dan komunitas lokal yang akan terkena imbas negatif.
Beberapa pengamat melihat ini sebagai upaya Trump untuk memperkuat warisannya. Namun, kritikus berpendapat bahwa penutupan ini lebih bersifat politis daripada fungsional. Apakah seni dan budaya akan menjadi korban dari ambisi politik semata?
Rencana penutupan ini mengundang refleksi mendalam tentang prioritas pemerintahan saat ini. Apakah kita akan lebih fokus pada pembangunan fisik atau seharusnya mempertahankan kehidupan budaya yang kaya? Pertanyaan ini menantang kita untuk memikirkan kembali nilai-nilai kita.
(Orbit dari berbagai sumber, 6 Februari 2026)