Keir Starmer: Hubungan Inggris-China di Tengah Ketegangan AS

ORBITINDONESIA.COM – Keir Starmer menyebut memutus hubungan dengan China sebagai langkah gegabah. Pernyataan ini merupakan respons terhadap sikap Presiden AS Donald Trump yang menganggap bisnis dengan Beijing berbahaya.

Pernyataan Starmer datang di tengah ketegangan antara AS dan China. Trump memperingatkan bahaya bagi Inggris jika menjalin bisnis dengan Beijing. Namun, banyak negara Barat, termasuk Inggris, memilih pendekatan berbeda.

Keputusan Inggris untuk mempererat hubungan dengan China tidak terlepas dari kebutuhan ekonomi. Starmer berhasil mendapatkan beberapa kesepakatan penting dengan Xi Jinping. Meskipun investasi terbesar datang dari Inggris ke China, ini menunjukkan simbiosis ekonomi yang diharapkan.

Starmer melihat keterlibatan dengan China sebagai langkah strategis untuk kepentingan nasional. Ini kontras dengan pendekatan Trump yang lebih konfrontatif. Apakah Inggris akan diuntungkan atau malah terperangkap dalam dualitas geopolitik besar?

Di tengah dinamika global yang cepat berubah, keputusan Inggris untuk tetap terhubung dengan China mengundang pertanyaan. Akankah ini membawa stabilitas ekonomi atau menimbulkan risiko baru? Bagaimanapun, refleksi kritis atas kebijakan luar negeri menjadi lebih penting dari sebelumnya.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Februari 2026)