Penemuan Merger Galaksi Awal oleh Teleskop Webb

ORBITINDONESIA.COM – Astronom di Texas A&M University telah menemukan tabrakan galaksi langka di awal alam semesta, memberikan wawasan baru tentang evolusi galaksi lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.

Penemuan ini menunjukkan interaksi galaksi terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan. Dengan observasi dari Teleskop Luar Angkasa James Webb, tim peneliti mengidentifikasi peristiwa merger setidaknya lima galaksi 800 juta tahun setelah Big Bang. Bukti menunjukkan tabrakan ini mendistribusikan elemen berat ke luar galaksi.

Sebelumnya, astronom mengira merger galaksi kompleks dan penyebaran oksigen luas terjadi miliaran tahun setelah Big Bang. Namun, temuan ini membuktikan proses tersebut sudah berlangsung jauh lebih awal. Sistem yang disebut 'JWST's Quintet' ini menunjukkan interaksi galaksi dalam wilayah ruang yang kompak dengan halo gas kaya oksigen.

Dr. Weida Hu menyoroti keunikan merger galaksi besar ini di awal sejarah alam semesta. Biasanya, merger melibatkan dua hingga tiga galaksi. Namun, 'JWST's Quintet' menunjukkan pembentukan bintang dengan laju 250 kali massa matahari per tahun, lebih tinggi dari galaksi tipikal saat itu.

Penemuan ini menantang model evolusi galaksi awal dan menunjukkan perlunya pembaruan teori bagaimana galaksi terbentuk dan bergerak cepat. Mungkin menjelaskan mengapa JWST menemukan banyak galaksi masif yang tampak tidak aktif beberapa miliar tahun kemudian. Ini mengundang kita untuk terus mengeksplorasi dan memahami kompleksitas kosmos yang luar biasa.

(Orbit dari berbagai sumber, 3 Februari 2026)