Sherlock Sebelum Jadi Legenda: Young Sherlock Siap Mengungkap Awal Mula Sang Detektif di Prime Video

ORBITINDONESIA.COM - Prime Video resmi memperkenalkan Young Sherlock, serial original terbaru yang akan tayang perdana pada 4 Maret.

Diproduseri dan dikembangkan oleh Guy Ritchie, serial ini membawa penonton kembali ke masa muda Sherlock Holmes—jauh sebelum ia dikenal sebagai detektif jenius di Baker Street.

Alih-alih langsung menyuguhkan sosok dingin dan nyaris sempurna, Young Sherlock fokus pada fase pembentukan: ketika kecerdasan, trauma, dan insting Holmes masih mentah dan bergejolak.

Serial ini menampilkan versi Sherlock yang lebih emosional, impulsif, dan belum sepenuhnya terkendali.

Dari materi promosi, terlihat dinamika karakter yang kuat antara Sherlock muda, sosok yang diyakini sebagai cikal bakal John Watson, serta karakter perempuan misterius yang tampaknya memegang peran penting dalam konflik dan perkembangan psikologis sang tokoh utama.

Pendekatan ini menempatkan Young Sherlock bukan sekadar cerita detektif, melainkan coming-of-age drama yang menelusuri bagaimana pengalaman awal dan pilihan hidup membentuk legenda.

Menariknya, Young Sherlock menjadi proyek pertama Guy Ritchie membawa semesta Sherlock ke format serial streaming, dengan gaya visual energik, dialog tajam, dan tempo cepat khasnya.

Serial ini juga digadang-gadang sebagai fondasi waralaba baru Prime Video, dengan potensi berlanjut ke beberapa musim jika mendapat respons positif.

Bagi penggemar Sherlock Holmes, Young Sherlock menjanjikan sudut pandang segar: bukan tentang siapa pelakunya, melainkan bagaimana seorang anak jenius tumbuh menjadi detektif paling ikonik sepanjang masa.

(Sumber: Moviezy) ***