Intervensi Politik dalam Pemilihan Deputi Gubernur BI: Fakta dan Klarifikasi

ORBITINDONESIA.COM – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengklarifikasi isu intervensi politik dalam pemilihan Deputi Gubernur BI. Ia menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak terlibat dalam pengusulan nama Tommy Djiwandono.

Pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) kerap menjadi sorotan publik, terutama ketika kandidat yang diusulkan memiliki hubungan dekat dengan petinggi negara. Nama Tommy Djiwandono, yang sebelumnya dekat dengan Partai Gerindra, memicu spekulasi adanya intervensi dari Presiden Prabowo Subianto.

Dasco menegaskan bahwa proses pemilihan dilakukan secara kolektif kolegial oleh Gubernur BI Perry Warjiyo, tanpa campur tangan presiden. Meski Tommy adalah keponakan Prabowo, Dasco menekankan bahwa BI memiliki mekanisme pengambilan keputusan yang independen dan berbasis konsensus.

Pengangkatan pejabat publik yang berafiliasi dengan partai politik seringkali menimbulkan pertanyaan mengenai integritas dan independensi lembaga terkait. Namun, dengan pengunduran diri Tommy dari Partai Gerindra, langkah ini bisa dilihat sebagai upaya memisahkan kepentingan politik dari profesionalisme institusi.

Menjaga independensi lembaga keuangan seperti BI sangat krusial bagi stabilitas ekonomi. Publik diharapkan terus mengawasi proses ini agar kepercayaan terhadap institusi tetap terjaga. Akankah langkah serupa diikuti oleh lembaga lain dalam memisahkan politik dari kebijakan ekonomi?

(Orbit dari berbagai sumber, 23 Januari 2026)