Waduh, Jennifer Lawrence Gagal Bermain di Film Quentin Tarantino Karena Dianggap Kurang Cantik
ORBITINDONESIA.COM - Ketatnya persaingan di industri perfilman Hollywood rupanya tetap dirasakan oleh bintang sekelas Jennifer Lawrence. Aktris pemenang Oscar itu mengungkap pengalaman pahit saat gagal terlibat dalam film karya Quentin Tarantino, Once Upon a Time in Hollywood (2019).
Dalam diskusi di 92NY yang dikutip dari ScreenRant, Jennifer Lawrence mengenang momen ketika namanya sempat ramai disebut-sebut akan memerankan Sharon Tate. Namun alih-alih mendapat sambutan positif, ia justru menghadapi kritik tajam dari publik.
Lawrence mengungkapkan, saat itu banyak netizen menilai dirinya "tidak cukup cantik" untuk memerankan Sharon Tate, ikon kecantikan Hollywood era 1960-an. Kritik tersebut juga datang dari pihak keluarga mendiang Sharon Tate.
Debra Tate, saudara perempuan Sharon Tate, secara terbuka menyatakan keberatannya. Ia lebih memilih Margot Robbie untuk memerankan sosok tersebut karena dinilai memiliki kemiripan fisik dan aura yang lebih mendekati.
"Pilihan saya adalah Margot karena kecantikan fisik dan cara dia membawakan diri sangat mirip dengan Sharon," ujar Debra saat itu.
Menanggapi hal tersebut, Jennifer Lawrence merefleksikannya dengan nada humor. Ia mengaku tak pernah benar-benar tahu apakah kritik publik memengaruhi keputusan Quentin Tarantino atau sejak awal sang sutradara memang tidak mempertimbangkannya.
"Mungkin dia (Tarantino) memang tidak pernah mempertimbangkan saya, dan internet hanya mengambil kesempatan itu untuk menyebut saya jelek," kata Lawrence sambil berkelakar.
Meski gagal memerankan Sharon Tate, Tarantino sebenarnya sempat mempertimbangkan Jennifer Lawrence untuk peran lain dalam film yang sama. Dalam wawancara pada 2021, Tarantino mengungkap bahwa ia pernah mengundang Lawrence ke rumahnya untuk membaca naskah karakter Squeaky Fromme, salah satu anggota keluarga Manson.
Namun rencana tersebut tak pernah terealisasi karena alasan jadwal dan kecocokan. Peran Squeaky Fromme akhirnya dimainkan oleh Dakota Fanning.
Pengakuan Jennifer Lawrence ini kembali menyoroti kerasnya standar visual di Hollywood. Bahkan bagi aktris dengan prestasi dan reputasi besar, faktor fisik tetap bisa menjadi penghalang untuk mendapatkan peran yang diidamkan.
(Sumber: ScreenRant/Info Film) ***