Masa Depan MAVEN: Misi Mars yang Terancam Hilang
ORBITINDONESIA.COM – NASA telah kehilangan kontak dengan pesawat antariksa MAVEN, alat penting dalam studi atmosfer Mars, dan masa depan misi ini kini dipertanyakan.
Pada tanggal 6 Desember, pesawat antariksa MAVEN milik NASA yang telah mempelajari atmosfer atas Mars selama lebih dari satu dekade, tiba-tiba offline. Pesawat ini diharapkan mengirimkan telemetri kembali ke Bumi, namun sinyal tersebut tidak pernah diterima oleh Jaringan Antariksa Dalam NASA.
Kurangnya komunikasi ini terjadi saat Mars berada di belakang Matahari dari perspektif Bumi, menyebabkan gangguan yang disebut conjunction. NASA berencana untuk memanfaatkan akhir dari periode ini pada 16 Januari untuk mencoba menghubungi MAVEN kembali. Sementara itu, analisis data yang terbatas dari kampanye radio sains pada 6 Desember sedang dilakukan untuk menyusun garis waktu peristiwa dan mencari tahu penyebabnya.
Meski ada tiga pesawat antariksa lain yang bisa mengirimkan komunikasi antara misi Mars dan Bumi, kehilangan MAVEN akan menjadi pukulan besar bagi eksplorasi Mars. MAVEN telah memberikan wawasan tak ternilai tentang atmosfer Mars yang tipis, dan kehilangan data lebih lanjut dapat membatasi pemahaman kita.
Harapan tetap ada bahwa NASA dapat memperbaiki situasi ini saat Mars kembali terlihat. Namun, komentar terbaru dari Direktur Divisi Ilmu Planet NASA, Louise Prockter, menunjukkan kemungkinan pemulihan yang sangat kecil. Kita hanya bisa berharap upaya NASA membuahkan hasil, atau kita mungkin harus beralih ke generasi berikutnya dari misi komunikasi Mars. (Orbit dari berbagai sumber, 15 Januari 2026)