Kolaborasi Gizi di Tengah Bencana: Harapan Baru untuk Balita

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah derasnya banjir Sumatera Barat, upaya kolaboratif antara UNDIP dan UNAND hadir sebagai penyelamat gizi bagi balita terdampak, memastikan asupan nutrisi tetap terjaga.

Bencana banjir yang melanda Sumatera Barat tak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, terutama balita yang merupakan kelompok rentan. Pemenuhan gizi menjadi krusial untuk mencegah masalah kesehatan lebih lanjut.

Melalui Program Pengabdian Tanggap Darurat Bencana, UNDIP dan UNAND menjalankan berbagai kegiatan untuk memastikan balita mendapatkan asupan gizi yang tepat. Skrining Lingkar Lengan Atas (LiLA) digunakan sebagai alat deteksi dini masalah gizi, memberikan bukti nyata atas efektivitas program ini.

Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam menangani krisis kesehatan. Selain distribusi makanan, edukasi kader kesehatan tentang Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menciptakan keberlanjutan program yang berdampak jangka panjang.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi balita, tetapi juga memberikan harapan bagi masyarakat terdampak bencana. Apakah model kolaborasi ini dapat diterapkan di daerah lain yang mengalami bencana serupa? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun langkah ini adalah awal yang menjanjikan.

(Orbit dari berbagai sumber, 14 Januari 2026)