Penyanyi dan Aktris Ariana Grande Tanggapi Komentar Miring Terhadap Pilihan Karirnya

ORBITINDONESIA.COM - Penyanyi-penulis lagu sekaligus aktris Ariana Grande menceritakan pandangannya dalam menjalani karir akting yang menimbulkan kebisingan komentar karena dinilai bukan sebuah pilihan tepat.

Menurut laporan Variety, sejak pengumuman Ariana Grande yang berakting memerankan karakter Glinda dalam film “Wicked” (2024) dan “Wicked: For Good” yang dibintanginya belakangan ini, membuatnya kembali menghadapi paduan suara penyangkalan yang familiar, di mana anggapan bahwa ketenaran meniadakan keseriusan, serta keberhasilan di satu bidang dianggap meruntuhkan kredibilitas di bidang lain.

Ariana menanggapi itu adalah narasi yang telah dipelajarinya untuk dijaga jaraknya dengan membangun pelindung antara karyanya dan hiruk-pikuk di sekitarnya.

“Aku belajar sangat cepat bahwa aku harus menutupinya. Banyak kebisingan yang mengatakan aku tak akan sanggup, atau bukan pilihan yang tepat,” kata Grande.

“Tapi aku punya pekerjaan yang harus dilakukan, pekerjaan yang sangat besar. Aku telah mendapatkannya dengan pantas, dan aku perlu mencurahkan seluruh hidup dan diriku untuk itu,” tambah dia.

Komitmen itu terwujud dalam proses syuting yang berlangsung intens tanpa jeda, dengan adegan-adegan emosional direkam tidak berurutan, sering kali berturut-turut.

“Kamu berlatih, kamu mempersiapkan diri, kamu hidup bersama karakter-karakter ini. Tapi saat kamera bergulir, kamu tak bisa mengharapkan apapun. Rasa sakitnya harus terasa sama setiap kali,” tuturnya.

Di tengah tekanan tersebut, Grande mengandalkan waktu sepi setelah syuting, seperti perjalanan mobil larut malam menyusuri London, percakapan dengan sang ibu, hingga mengulang kembali pekerjaan hari itu dalam gelap menjadi ruang refleksi baginya.

“Momen-momen itu terasa sakral. Sekadar bangga pada diri sendiri dalam keheningan,” ujarnya.

Menurut Grande, kebanggaan itu bukan untuk dipamerkan, namun bersifat privat, diperoleh dengan susah payah, dan dijaga dengan keras.

“Sangat menyakitkan ketika orang mempertanyakan komitmenmu. Jadi aku fokus pada yang nyata. Cinta yang kurasakan. Orang-orang yang kutemui. Rasa syukur satu-satunya hal yang membingkai ulang semuanya,” ungkapnya.

Tuntutan peran itu datang pada saat Grande sudah terbiasa menjadi sorotan dan dinilai dari segala arah. Ariana menegaskan bahwa akting menawarkan jenis keterpaparan yang secara mendasar berbeda dibanding musik.

“Musik itu sangat berpusat pada diri sendiri. Itu pengakuan,” kata dia.

“Akting adalah pengakuan melalui karakter. Kamu tetap menggunakan hati dan jiwamu, tapi kamu menghormati kisah orang lain. Ada lapisan perlindungan di sana,” lanjutnya.

Bagi Ariana Grande perbedaan antara musik dan akting kehidupan artistiknya sangat berarti. Menurut dia, musik dirasakannya sangat personal dan diarahkan oleh dirinya sendiri tidak terpisahkan dari pengalaman hidupnya. Sementara akting justru menuntut penyerahan diri.

“Ini pengalaman yang luar biasa bisa masuk ke diri orang lain dan menceritakan kisah mereka. Menyingkirkan diri sendiri, menjadi bagian dari sebuah ansambel, sepotong kecil dari teka-teki besar dengan ratusan hingga ribuan tangan kreatif itu indah,” ungkapnya.

Kini, ketika “Wicked: For Good” membawanya semakin jauh ke dalam penghargaan, terkini dengan nominasi secara berturut di Actor Awards, Grande mendapati dirinya semakin jatuh cinta pada akting.

Ariana Grande memandang langkah ke depan dalam kariernya, di mana musik akan kembali pada waktunya, namun akting bukan lagi sesuatu yang akan disinggahinya di sela-sela album.

“Aku mencintai para aktor. Aku suka membicarakan akting. Aku suka mempelajari bagaimana prosesku berubah. Aku tak akan pernah menganggapnya remeh,” jelas dia.

(Sumber: Variety/Info Film) ***