Generasi Z dan Ketergantungan Media Sosial: Tantangan dan Peluang

ORBITINDONESIA.COM – Generasi Z hidup dalam dunia yang tak terpisahkan dari media sosial. Mereka menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk berselancar, mencari informasi, dan berinteraksi, menjadikan platform digital bagian integral dari kehidupan sehari-hari.

Generasi Z adalah generasi yang tumbuh bersama teknologi digital. Laporan menunjukkan bahwa 81 persen masyarakat Indonesia aktif di media sosial, dengan dominasi Gen Z yang lahir antara 1997 hingga 2012. Media sosial menjadi ruang utama untuk berinteraksi, mendapatkan informasi, dan mengekspresikan diri.

Survei mengungkapkan bahwa Gen Z menghabiskan 1-5 jam per hari di media sosial. Youtube, Instagram, dan TikTok adalah platform yang paling banyak diakses, mencerminkan preferensi mereka terhadap konten visual dan interaktif. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat mengancam fungsi kognitif, memicu masalah kesehatan mental, dan menurunkan rasa percaya diri.

Media sosial, meskipun menawarkan hiburan dan peluang ekonomi, juga membawa dampak negatif. Gen Z harus bijak dalam menggunakan teknologi ini. Mereka perlu menyeimbangkan antara dunia digital dengan kehidupan nyata, serta meningkatkan kesadaran akan dampak negatif dari konsumsi konten yang dangkal dan cepat.

Memahami peran media sosial dalam kehidupan Gen Z adalah kunci untuk memanfaatkan teknologi secara positif. Penting bagi mereka untuk mengembangkan kebiasaan digital yang sehat dan seimbang. Pertanyaan reflektif yang muncul adalah bagaimana kita, sebagai masyarakat, dapat mendukung generasi ini dalam menghadapi tantangan digital yang kompleks?

(Orbit dari berbagai sumber, 9 Januari 2026)