Demonstrasi Sampah di Tangsel: Tuntutan dan Harapan Warga

ORBITINDONESIA.COM – Protes mahasiswa di Tangsel berujung sampah dua truk di depan kantor Wali Kota. Ini bukan sekadar aksi, namun harapan perubahan.

Permasalahan sampah di Tangerang Selatan telah lama menjadi sorotan. Ketidakpuasan warga memuncak dengan aksi mahasiswa yang membawa sampah ke kantor wali kota sebagai bentuk protes. Ini menunjukkan ketidakpuasan terhadap penanganan sampah yang dinilai lamban dan tidak efektif.

Data menunjukkan bahwa produksi sampah di daerah urban meningkat setiap tahunnya, sementara infrastruktur pengelolaan sampah seringkali tidak memadai. Di Tangerang Selatan, tantangan ini semakin diperparah dengan minimnya armada pengangkut dan sistem pengelolaan yang kurang optimal. Mahasiswa menuntut perbaikan mendasar, termasuk penambahan armada dan evaluasi sistem pengelolaan sampah yang ada.

Aksi ini merefleksikan frustrasi masyarakat yang merasa tidak didengar. Mahasiswa tampil sebagai suara kritis yang mendesak pemerintah untuk bertindak. Ini adalah panggilan untuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan lingkungan, yang seharusnya menjadi prioritas setiap pemerintah daerah.

Aksi mahasiswa di Tangerang Selatan menjadi pengingat pentingnya peran aktif warga dalam mendorong perubahan. Pertanyaan yang tersisa adalah: akankah pemerintah merespons dengan tindakan nyata atau hanya sekadar janji? Ketidakpastian ini mengundang kita semua untuk lebih peduli dan berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.

(Orbit dari berbagai sumber, 9 Januari 2026)