Mengungkap Misteri Geologi di Bawah Bermuda
ORBITINDONESIA.COM – Di bawah kepulauan Bermuda, sekelompok ilmuwan menemukan lapisan batuan aneh setebal 20 kilometer yang mengungkap misteri baru di Samudra Atlantik Utara.
Penemuan ini menambah lapisan baru pada reputasi Bermuda yang penuh misteri, terutama terkait dengan fenomena alam yang tidak biasa. Sebelumnya, Bermuda dikenal dengan mitos Bermuda Triangle yang penuh kontroversi. Namun, daya tarik sebenarnya kini terletak pada struktur geologis yang ditemukan di bawahnya.
Lapisan batuan ini ditemukan berada di bawah kerak samudra Bermuda, dengan ketebalan yang belum pernah ditemukan di tempat lain. Menurut William Frazer, penemuan ini menawarkan penjelasan baru tentang fenomena 'oceanic swell' di Bermuda. Frazer dan timnya menggunakan data seismik dari gempa bumi besar di seluruh dunia untuk menggambar gambaran Bumi hingga kedalaman 50 km di bawah Bermuda.
Sarah Mazza dari Smith College mengusulkan bahwa material yang tersisa dari zaman vulkanisme aktif ini berperan dalam mempertahankan ketinggian Bermuda. Dengan sejarah geologi yang unik, posisi Bermuda sebagai sisa superkontinen Pangea memberikan pandangan baru tentang proses geologi yang lebih kompleks dibandingkan dengan pulau-pulau hotspot di Samudra Pasifik atau Hindia.
Memahami tempat-tempat seperti Bermuda penting untuk membedakan antara proses geologi ekstrem dan normal di Bumi. Penelitian lebih lanjut mungkin akan mengungkap lebih banyak tentang misteri geologis yang serupa di lokasi lain. Apakah Bermuda adalah satu-satunya, atau adakah wilayah lain yang menyimpan rahasia serupa?
(Orbit dari berbagai sumber, 15 Desember 2025)