Pasar Saham AS Turun: Pergeseran dari Teknologi ke Nilai

ORBITINDONESIA.COM – Pasar saham Amerika Serikat mengalami penurunan pada hari Jumat ketika investor mulai meninggalkan saham teknologi dan beralih ke area nilai di pasar.

Pada sesi perdagangan ini, S&P 500 turun 1% dan Nasdaq Composite merosot 1,6%. Dow Jones Industrial Average turun 214 poin atau 0,4% setelah sempat mencapai rekor tertinggi intraday sebelumnya. Indeks Russell 2000 juga turun 1,2% meskipun sempat mencapai rekor tertinggi baru.

Penurunan ini dipicu oleh penurunan 11% saham Broadcom akibat kekhawatiran tentang kompresi margin. Meskipun perusahaan ini melampaui ekspektasi kuartal keempat dan memberikan prospek kuat untuk kuartal saat ini, penjualan chip AI diprediksi akan dua kali lipat. Saham di sektor teknologi lainnya seperti AMD, Palantir Technologies, dan Micron juga mengalami penurunan. Namun, saham di sektor keuangan, kesehatan, dan industri mendapat sedikit dorongan.

Menurut Jed Ellerbroek, manajer portofolio di Argent Capital Management, hari ini adalah hari ketika saham nilai mengungguli pertumbuhan. Ini disebabkan investor yang ragu terhadap AI — tidak sepenuhnya pesimis, tetapi lebih berhati-hati dan was-was. Pergerakan ini datang setelah Federal Reserve memotong suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini.

Penurunan hari ini membuat S&P 500 dan Nasdaq berada di jalur untuk minggu yang merugi, sementara Dow masih mencatatkan peningkatan lebih dari 1% minggu ini. Saham berkapitalisasi kecil mengungguli perusahaan besar, dengan Russell 2000 naik lebih dari 1% minggu ini. Pertanyaan yang tersisa adalah, apakah pergeseran ini merupakan sinyal jangka panjang atau hanya fluktuasi sementara?

(Orbit dari berbagai sumber, 13 Desember 2025)