Bagaimana Perusahaan Singapura Menghadapi Burnout di Tempat Kerja
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah hiruk-pikuk dunia bisnis Singapura, banyak perusahaan mulai menyadari pentingnya memperlambat ritme kerja untuk mengatasi kelelahan mental.
Budaya kerja cepat di Singapura sering kali menimbulkan stres tinggi dan kelelahan. Meskipun efisiensi menjadi kebanggaan, banyak karyawan mengalami gangguan kesehatan mental akibat beban kerja yang berlebihan.
Studi AIA Singapore 2025 menunjukkan 44% karyawan menganggap kesehatan mental sebagai prioritas. Namun, hanya 33% perusahaan berupaya mengatasinya. Program seperti WOW dari HPB bertujuan mengintegrasikan kesejahteraan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Perusahaan yang bijak memahami bahwa kesejahteraan bukan sekadar fasilitas, melainkan bagian dari strategi bisnis. Melalui pendekatan holistik, karyawan dapat berkinerja lebih baik dan merasa lebih terhubung.
Masa depan kesejahteraan kerja di Singapura menuntut pendekatan yang lebih menyeluruh. Dengan langkah kecil namun konsisten, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih tenang dan produktif.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Desember 2025)