Mengelola Pinjaman Online: Peluang atau Ancaman Finansial?

ORBITINDONESIA.COM – Di era digital, pinjaman online dan kartu kredit menjadi pisau bermata dua. Apakah kita siap menghadapi tantangan finansial ini?

Di zaman serba instan, pinjaman online dan kartu kredit menawarkan kemudahan finansial. Namun, risiko jebakan utang mengintai jika tidak dikelola bijak.

Data BPS menyebutkan usia 20-35 tahun sebagai pengguna terbesar fintech lending dengan peningkatan 35% dalam dua tahun. Sayangnya, OJK mencatat 40% generasi muda kesulitan membayar kartu kredit.

Survei SNLIK 2022 menunjukkan literasi keuangan Indonesia 49,68%. Setengah populasi belum paham finansial. Studi Jakpat 2023 mengungkap 65% anak muda pakai pinjol untuk konsumtif.

Penting memahami bedanya kebutuhan dan keinginan. Pinjol bukan alat gaya hidup. Anak muda harus tahu bunga efektif dan biaya total agar tidak terjebak utang.

Alokasikan maksimal 30% pendapatan untuk cicilan. Lebih dari itu, keuangan pribadi bisa terganggu. Pelatihan manajemen keuangan diperlukan untuk membekali pemahaman praktis.

Mengelola keuangan di era digital butuh strategi. Pelatihan finansial seperti di kelasinstruktur.com dapat membantu. Mari tingkatkan literasi keuangan dan ubah tantangan jadi peluang.

Apakah kita siap membangun masa depan finansial yang lebih baik?

(Orbit dari berbagai sumber, 2 November 2025)