Kegelisahan Pasar: Dampak Pernyataan Trump terhadap Perang Dagang AS-China
ORBITINDONESIA.COM – Pernyataan Presiden Trump pada hari Jumat menggetarkan pasar keuangan, dengan indeks saham S&P 500 ditutup turun 2,7%, penurunan terdalam sejak April.
Pernyataan Trump memperbarui ketakutan akan perang dagang antara AS dan China. Pada bulan Mei, kedua negara sepakat untuk menghapus tarif tiga digit atas barang masing-masing, yang sebelumnya mengancam penghentian perdagangan.
Tarif AS terhadap barang China kini menghadapi tambahan 30% dibandingkan awal tahun, sementara barang AS yang masuk ke China dikenai tarif 10%. Pernyataan terbaru China, yang disampaikan oleh Kementerian Perdagangan, mengecam pembatasan ekspor AS pada chip dan semikonduktor.
China menyebut pembatasan ekspor AS sebagai penyalahgunaan konsep keamanan nasional. Juru bicara China menekankan bahwa ancaman tarif bukanlah cara yang tepat untuk berinteraksi dengan China, menegaskan bahwa China tidak menginginkan perang tarif, namun siap menghadapinya.
Dengan China memperketat kontrol ekspor bahan penting untuk manufaktur teknologi canggih, ketegangan ini dilihat sebagai penguatan posisi sebelum pembicaraan dagang mendatang. Pertemuan antara Trump dan Xi Jinping masih belum pasti, menambah ketidakpastian di pasar global.
(Orbit dari berbagai sumber, 13 Oktober 2025)