Kontroversi Jam Kerja Ekstrem: Imbas dan Reaksi Publik
ORBITINDONESIA.COM – Tawaran pekerjaan dengan 70 jam kerja per minggu menciptakan kehebohan di media sosial, menyoroti tantangan keseimbangan kerja-hidup.
Di era modern ini, keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi menjadi topik hangat. Sebuah iklan pekerjaan di Reddit yang menuntut 70 jam kerja per minggu menjadi viral dan menuai protes. Dengan gaji pokok antara $80K hingga $100K, serta potensi total pendapatan hingga $136K, banyak yang mempertanyakan kewajaran beban kerja tersebut.
Kritik terhadap jam kerja yang panjang bukanlah hal baru. Konsep '996' dari China (bekerja dari jam 9 pagi hingga 9 malam, enam hari seminggu) sering menjadi perbandingan negatif. Di AS, kesenjangan upah antara CEO dan pekerja semakin lebar, dengan laporan Economic Policy Institute menyebutkan gaji CEO 281 kali lipat dari pekerja rata-rata pada tahun 2024.
Tuntutan jam kerja yang berlebihan dianggap mempromosikan budaya kerja yang beracun. Di India, perdebatan serupa muncul ketika tokoh industri terkemuka menyarankan jam kerja panjang. Kritik terhadap hal ini menunjukkan bahwa produktivitas tidak selalu sejalan dengan kesejahteraan karyawan.
Perdebatan tentang jam kerja menggugah kita untuk mempertanyakan nilai produktivitas di atas kesejahteraan. Apakah saatnya kita mendefinisikan ulang sukses dan kebahagiaan di tempat kerja? Pertanyaan ini membuka ruang bagi kita untuk merenungkan masa depan budaya kerja yang lebih manusiawi.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Oktober 2025)