Dampak Transformasi Digital pada Pendidikan di Indonesia

ORBITINDONESIA.COM – Transformasi digital telah mengubah wajah pendidikan di Indonesia, membawa peluang sekaligus tantangan baru bagi para pelajar dan pendidik.

Indonesia, dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, menghadapi tantangan dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas. Transformasi digital menjadi harapan baru untuk menjangkau wilayah terpencil dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, kesenjangan digital dan kesiapan infrastruktur menjadi masalah utama yang harus diatasi.

Data menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam pendidikan meningkat pesat selama pandemi COVID-19. Menurut Kementerian Pendidikan, lebih dari 80% sekolah kini menggunakan platform digital. Namun, masih terdapat 30% sekolah di daerah terpencil yang belum terjangkau internet. Selain itu, keterampilan digital guru menjadi faktor penting dalam efektivitas pembelajaran digital.

Pakar pendidikan berpendapat bahwa integrasi teknologi harus diimbangi dengan pelatihan intensif bagi guru dan peningkatan infrastruktur. Sebuah studi menunjukkan bahwa inovasi digital dapat meningkatkan hasil belajar hingga 30% jika diterapkan dengan benar. Namun, tanpa bimbingan yang tepat, teknologi dapat menjadi alat yang kurang efektif dan bahkan menghambat pembelajaran.

Transformasi digital menawarkan potensi besar untuk pendidikan Indonesia, namun menuntut kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Pertanyaan kuncinya adalah, bagaimana memastikan semua pihak siap menghadapi perubahan ini? Hanya dengan kerja sama dan strategi yang tepat, pendidikan Indonesia bisa meraih manfaat maksimal dari era digital ini.

(Orbit dari berbagai sumber, 9 Oktober 2025)