Pasar Saham dan Harapan Pemangkasan Suku Bunga oleh Federal Reserve

ORBITINDONESIA.COM – Pasar saham Amerika Serikat mencapai rekor baru sebelum mengalami penurunan pada hari Rabu, menyusul penurunan tak terduga dalam harga grosir yang memunculkan harapan di kalangan investor akan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve minggu depan.

Indeks S&P 500 sempat naik 0,7% mencapai 6.555,97 sebelum kembali turun, sementara Nasdaq Composite mengalami penurunan 0,2% setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Dow Jones Industrial Average kehilangan 322 poin, atau 0,7%, terutama tertekan oleh penurunan saham Apple setelah pengumuman iPhone terbaru yang mengecewakan investor.

Data terbaru menunjukkan harga grosir turun 0,1% pada bulan Agustus, berlawanan dengan perkiraan ekonom sebesar kenaikan 0,3%. Penurunan ini menjadi pertanda positif menjelang rilis data indeks harga konsumen yang lebih diawasi ketat, memperlihatkan inflasi di ekonomi AS sedang melambat. Ekonom memperkirakan CPI akan menunjukkan kenaikan bulanan 0,3%, yang akan mendorong tingkat headline CPI tahunan menjadi 2,9%.

Menurut Sam Stovall dari CFRA Research, jika data inflasi sesuai perkiraan, Federal Reserve memiliki ruang untuk melakukan pemangkasan suku bunga pada pertemuan bulan September. Pedagang saat ini yakin Fed akan memangkas setidaknya seperempat poin, dengan kemungkinan pemangkasan lebih dalam hingga 50 basis poin.

Pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dapat memberikan dorongan signifikan bagi pasar hingga akhir tahun. Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan apakah langkah ini cukup untuk mengantisipasi tren pelemahan ekonomi yang lebih luas. Dapatkah kebijakan ini menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan?

(Orbit dari berbagai sumber, 11 September 2025)