Pengaruh Tren Negatif Medsos terhadap Generasi Muda dan Pendidikan

ORBITINDONESIA.COM – Media sosial kini menjadi arena bagi tren yang tidak selalu positif. Dampaknya, generasi muda terpapar konten yang bisa merusak masa depan mereka.

Tren negatif di media sosial sering dianggap sepele, padahal dampaknya signifikan bagi pendidikan dan generasi penerus. Influencer, youtuber, dan gamer seringkali menciptakan tren yang bisa berbentuk positif maupun negatif, dan ini mempengaruhi perilaku anak-anak dan remaja.

Berbagai aksi dan konten dari influencer di platform seperti Youtube, Instagram, dan TikTok sering menampilkan hal-hal yang berbahaya hingga mengancam nyawa. Anak-anak dan remaja yang menonton cenderung meniru tanpa mempertimbangkan risiko. Tren seperti tantangan stiker Instagram yang mengekspose data pribadi berpotensi membahayakan.

Negara perlu waspada terhadap pengaruh tren negatif di media sosial. Seperti Jepang yang pernah menerapkan politik isolasi demi menjaga identitas bangsa, Indonesia perlu menguatkan pendidikan dan mengawasi konten media sosial. Sertifikasi influencer dan hashtag #jangantonton bisa menjadi langkah pencegahan.

Sebagai bangsa, kita harus bijak dalam menghadapi tren media sosial. Pendidikan harus menjadi fokus utama agar tren positif bisa mengalahkan tren negatif. Dengan demikian, kita bisa memastikan generasi mendatang lebih tahan terhadap pengaruh buruk media sosial.

(Orbit dari berbagai sumber, 21 Agustus 2025)