DECEMBER 9, 2022
Gaya Hidup

Anggini Setiawan: TikTok Pastikan Ikut Aturan yang Diterbitkan tentang Pembatasan Usia

image
Ilustrasi - Dua anak yang sedang memainkan gawai. ANTARA/Pixabay/am.

ORBITINDONESIA.COM - Communications Director TikTok Indonesia, Anggini Setiawan memastikan bahwa platform jejaring sosialnya berkomitmen mengikuti aturan yang diterbitkan soal pembatasan usia dalam bermedia sosial, apabila aturan itu disahkan nantinya.

"Pada prinsipnya, apapun aturan yang akan keluar di TikTok itu kita akan comply. Jadi kita akan mematuhi dan kita akan mendukung," kata Anggini Setiawan dalam wawancara cegat di Jakarta, Senin, 17 Maret 2025.

Sejauh ini menurut Anggini Setiawan, TikTok sudah mengeluarkan beberapa fitur untuk memastikan batasan yang optimal untuk penggunanya yang masih muda khususnya remaja.

Baca Juga: TikTok Resmi Ditutup di AS Setelah Diberlakukannya Larangan Mulai 19 Januari 2025

Salah satunya ialah melalui fitur yang melibatkan keluarga, seperti fitur Family Pairing yang memungkinkan orang tua membatasi waktu menonton dan memblokir konten tertentu.

Selain itu, TikTok juga secara rutin juga melakukan penyisiran dan memblokir akun-akun yang diduga digunakan oleh pengguna di bawah 13 tahun dengan demikian ada lapisan keamanan otomatis yang bisa melindungi pengguna remaja

"Informasi-informasi ataupun juga upaya-upaya ini juga sudah kami komunikasikan ke publik. Dan kami juga masih menggalakan berbagai macam kampanye." kata Anggini.

Baca Juga: BREAKING NEWS: TikTok Kembali Beroperasi di AS Setelah Janji Donald Trump

Terkait dengan kampanye untuk mendukung pelindungan anak di ruang digital, Anggini menyebutkan sebenarnya sudah sejak akhir 2024 pihaknya sudah melakukan roadshow ke sekolah-sekolah tidak hanya meliterasi anak-anak terkait fitur keamanan Tiktok tapi juga mencoba menggapai orang tua.

"Alhamdulillah so far feedback-nya bagus sekali. Kami juga membagikan booklet. Jadi orang tua dan juga murid itu yang remaja itu lebih memahami lagi. Cara memanfaatkan fitur keamanan yang ada di TikTok seperti apa," ujarnya.

Di 2025, kegiatan tersebut diperluas lagi dan salah satunya dengan menggandeng organisasi orang tua bernama Keluarga Kita untuk bisa mengedukasi orang tua memahami fitur-fitur keamanan di platform tersebut.

Baca Juga: China Harap TikTok Tetap Boleh Beroperasi di AS Karena Positif Bagi Ekonomi

Selain itu, TikTok juga berencana membuat program sosialisasi yang lebih masif dalam bentuk festival dengan harapan bisa menggapai ribuan orang tua untuk mengenal fitur-fitur dari TikTok dalam melindungi anak-anaknya.

Halaman:

Berita Terkait