DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Inilah Prestasi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Jordi Cruyff

image
Jordi Cruyff. (Instagram @jordi cruyff)

ORBITINDONESIA.COM - PSSI hari ini menunjuk Jordi Cruyff sebagai penasihat teknik yang diharapkan memberikan masukan-masukan penting untuk Timnas dan dijadwalkan tiba di Indonesia bulan depan.

Putra almarhum legenda sepak bola Belanda Johan Cruyff itu kerap dibanding-bandingkan dengan ayahnya yang sukses sebagai pemain dan pelatih. 

Sebagaimana ayahnya, Cruyff juga pernah membela tim-tim besar Eropa: Barcelona dan Manchester United.

Baca Juga: Copenhagen yang Diperkuat Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks Lawan Chelsea di 16 Besar Liga Konferensi

Dia memulai karier sepak bola profesionalnya bersama Barca B pada 1992, untuk kemudian dipromosikan ke tim utama Barcelona pada 1994. Di klub Katalan itu, Cruyff hanya bertahan dua musim sebelum direkrut United pada 1996.

Meski jarang dimainkan sebagai pemain inti, Cruyff berhasil mengangkat trofi bersama Setan Merah, kala menjuarai Liga Inggris musim 1996/1997, dan Charity Shield pada 1996 serta 1997.

Petualangan Cruyff di Inggris berakhir pada 1999 dan kemudian pindah ke Celta Vigo sebagai pemain pinjaman untuk mencetak dua gol dari delapan pertandingan selama separuh musim bersama Celta.

Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo: Indra Sjafri Ditugasi PSSI Tangani Timnas Indonesia di SEA Games 2025

Usai kontraknya habis di United pada 2000, Cruyff bergabung dengan Alaves, untuk mencapai final Piala UEFA pada 2001. Dia nyaris membawa klub Basque itu menjadi juara, sebelum Liverpool berbalik menang 5-4.

Cruyff bertahan di Alaves sampai terdegradasi pada akhir musim 2002/2003, untuk kemudian pindah ke Espanyol. 

Di Espanyol, Cruyff bermain selama semusim, dan kemudian pindah ke Metalurh Donetsk di Ukraina yang dibelanya pada 2006-2008, sebelum mengakhiri karier di klub Malta, Valetta, pada 2010.

Baca Juga: Jordi Cruyff Ditunjuk Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia

Setelah pensiun sebagai pesepak bola, Cruyff meniti karier manajerial dengan menjadi direktur sepak bola di klub Siprus, AEK Larnaca, pada 2010. 

Halaman:

Berita Terkait