Presiden Prabowo Subianto Anggarkan Rp48,8 Triliun Untuk Kelanjutan Pembangunan di Ibu Kota Negara Nusantara
- Penulis : Abriyanto
- Selasa, 21 Januari 2025 19:06 WIB

ORBITINDONESIA.COM - Presiden Prabowo Subianto menganggarkan Rp48,8 triliun untuk kelanjutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, terutama di kawasan inti pusat pemerintahan sampai lima tahun mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas tentang pembangunan IKN bersama Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 21 Januari 2025.
"Tadi Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah menyampaikan dan menegaskan bahwa sudah di-approve (disetujui) anggaran untuk kelanjutan pembangunan IKN lima tahun ke depan," kata AHY.
Baca Juga: 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran dan Kepuasan Rakyat yang Menyentuh Langit
Ia menegaskan bahwa sesuai arahan dari Prabowo, pembangunan di IKN akan dilanjutkan dengan mengikuti timeline yang ditetapkan, yakni tahap pertama pada 2022 di pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, kemudian tahap kedua pada 2025-2029 pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, berbagai infrastruktur di IKN telah selesai 100 persen di tahap pertama, seperti Istana Garuda, Istana Presiden, sampai gedung kementerian koordinator.
Adapun anggaran untuk kelanjutan pembangunan di IKN tahap dua akan dialokasikan untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung dan ekosistem kantor untuk legislatif dan yudikatif.
Baca Juga: Puan Maharani: DPR RI Akan Cermati Program Pemerintah Prabowo Agar Sesuai Kemampuan Keuangan
Pembiayaan untuk kelanjutan pembangunan di IKN ini, katanya, diharapkan tidak berasal dari satu sumber APBN, tetapi juga dari swasta.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dalam kesempatan yang sama juga melaporkan bahwa pada tahap awal (2022–2024), pemerintah telah menginvestasikan Rp89 triliun dari APBN untuk membangun infrastruktur penting seperti jalan tol, 47 tower hunian, sistem air minum, sanitasi, embung, kolam retensi, perkantoran, serta fasilitas peribadatan.
Selain itu, investasi swasta sebesar Rp58,41 triliun telah berhasil digerakkan hingga September 2024. ***