Kepala CIA Pergi ke Moskow untuk Pembicaraan yang Tidak Diumumkan, Menurut Laporan Media AS
John Ratcliffe dilaporkan terbang ke ibu kota Rusia menggunakan pesawat militer pada hari Selasa.
InternasionalORBITINDONESIA.COM - Kepala Badan Intelijen Pusat AS (CIA) telah melakukan perjalanan ke Moskow untuk pembicaraan yang tidak diumumkan, demikian dilaporkan oleh CBS, mitra berita BBC di AS.
John Ratcliffe dilaporkan tiba di ibu kota Rusia pada hari Selasa, 25 Agustus 2026. Baik Washington maupun Moskow belum mengonfirmasi tujuan kunjungan tersebut atau dengan siapa ia dijadwalkan untuk bertemu.
Pertemuan tatap muka antara pejabat tinggi Amerika dan Rusia merupakan hal yang jarang terjadi.
Data pelacakan penerbangan mengonfirmasi bahwa sebuah pesawat militer besar AS terbang ke Rusia dari AS melalui Latvia pada hari Selasa. Pesawat itu kemudian bertolak kembali pada hari yang sama.
BBC News telah menghubungi CIA, Gedung Putih, dan Pentagon untuk meminta tanggapan.
Rekaman yang diunggah di media sosial memperlihatkan pesawat angkut C-17 sedang mendekati Bandara Internasional Vnukovo di Moskow.
Pesawat itu lepas landas dari Bandara Riga pada pukul 05.50 GMT dan tampak mendarat di ibu kota Rusia sekitar pukul 07.04 GMT, menurut data dari FlightRadar24. Pesawat tersebut kembali ke Riga tak lama sebelum pukul 17.00 GMT.
Rekaman di media sosial juga memperlihatkan iring-iringan kendaraan diplomatik yang melintasi Moskow.
Perjalanan ini diperkirakan merupakan kunjungan pertama Ratcliffe ke Rusia sebagai direktur CIA, meskipun ia tetap menjalin komunikasi dengan rekan sejawatnya di bidang intelijen di Moskow.
John Foreman, yang pernah menjabat sebagai atase militer Inggris di Moskow antara tahun 2019 dan 2022, mengatakan kepada program PM di Radio 4 bahwa kunjungan tersebut mungkin berfokus pada "pengelolaan eskalasi", mengingat adanya spekulasi bahwa aktivitas pesawat nirawak (drone) baru-baru ini di Jerman mungkin terkait dengan Rusia.
Ia mengatakan: "Pihak Amerika biasanya tidak mengirim pejabat setingkat itu ke Moskow secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya, kecuali jika ada sesuatu yang penting sedang terjadi."
Foreman menyebutkan bahwa perjalanan tersebut juga bisa jadi berkaitan dengan pembebasan tahanan AS yang saat ini ditahan di Rusia.
Ratcliffe berperan dalam negosiasi pembebasan warga negara Rusia-Amerika, Ksenia Karelina, yang dipenjara di Rusia selama lebih dari setahun setelah dituduh memberikan dukungan kepada Ukraina. CIA juga terlibat dalam kesepakatan pertukaran tahanan dengan Rusia pada tahun 2024 yang berujung pada pembebasan reporter Wall Street Journal, Evan Gershkovich, serta mantan marinir AS Paul Whelan dan jurnalis Rusia-Amerika Alsu Kurmasheva.
Hubungan AS dengan Rusia memburuk sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022. Sejak saat itu, Rusia terkucil di kancah dunia dan menghadapi sanksi ekonomi internasional.
Ratcliffe tampaknya menjadi salah satu pejabat tinggi AS yang mengunjungi negara tersebut selama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.
Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah pertemuan puncak di Alaska tahun lalu, namun pertemuan tersebut tidak menghasilkan terobosan. Upaya pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina yang dipimpin oleh AS setelahnya tampaknya mengalami jalan buntu. ***