DECEMBER 9, 2022
Nusantara

Pilkada Jember 2024: Bupati Hendy Siswanto Kembali Mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Melalui PPP

image
Bupati Jember Hendy Siswanto berfoto bersama dengan Ketua DPC PPP Madini Farouq usai mendaftar di PPP Jember, Jumat, 17 Mei 2024. (ANTARA/Zumrotun Solichah)

ORBITINDONESIA.COM - Bupati Jember Hendy Siswanto kembali mendaftar sebagai bakal calon bupati melalui Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jember, yang mulai membuka pendaftaran calon kepala daerah pada Jumat.

"PPP itu partai pengusung kami pada Pilkada 2020 sampai hari ini. Saya jadi bupati karena PPP, sehingga kami merasa harus mempertanggungjawabkan kinerja kepada mereka," kata Hendy Siswanto usai mendaftar di partai berlambang ka'bah itu.

Hendy Siswanto mengatakan, banyak kekurangan dan janji yang belum terlaksana karena menjadi kepala daerah belum genap lima tahun seiring dengan adanya Pilkada serentak 2024, sehingga berharap mendapat rekomendasi untuk kedua kalinya.

Baca Juga: Tiga Wisatawan Asal Gresik Terseret Ombak Pantai Paseban Jember, Jawa Timur, Satu di Antaranya Meninggal

"Janji kami masih belum terselesaikan dan saya berjanji mewujudkan janji kepada PPP pada periode kedua nanti," tuturnya.

Saat ditanya terkait dengan calon wakil bupati yang mendampinginya, Hendy mengaku belum membuat keputusan karena awalnya ingin tetap dengan M. Balya Firjaun Barlaman yang kini mendampinginya. Namun pria yang akrab disapa Gus Firjaun itu belum memutuskan maju pilkada lagi atau tidak.

"Hari ini PPP telah menyiapkan kadernya sebagai bakal calon wakil bupati, itu lebih baik karena saya siap dengan siapa saja yang mendampingi baik kader partai atau bukan," katanya.

Baca Juga: Pilkada Jember: Banyak Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jember Berebut Dapat Dukungan PDI Perjuangan

Sementara Ketua DPC PPP Jember HM Madini Farouq mengatakan Bupati Hendy menjadi pendaftar pertama yang berharap mendapatkan rekomendasi PPP pada Pilkada 2024.

"Beliau bukan orang lain karena pernah kami usung pada Pilkada 2020, sehingga nantinya ada pertimbangan dari DPP PPP terkait dengan capaian kinerja selama menjabat sebagai kepala daerah yang kurang dari 5 tahun itu," katanya.

Politikus yang akrab disapa Gus Mamak itu mengatakan bahwa pendaftar pertama merupakan pendaftar yang spesial dan diprediksi ada beberapa tokoh lain yang akan mendaftar sebagai bakal cabup atau cawabup ke PPP. ***

Sumber: Antara

Berita Terkait